Love Journey and Dance Meditation



Komunitas sebelas sebelas, komunitas Padma Nusa dan PraBBu ShaTmaTa berbagi cahaya :

Sabtu, 1 Juni 2013
Tempat: Viky Sianipar Music Center
Jl. Minangkabau No. 43, Jakarta


Kehidupan sehari-hari yang kita jalani di atas bumi ini, sesungguhnya adalah bagian dari rangkaian proses perjalanan spiritual untuk mendewasakan diri. Permasalahan hidup yang muncul dan harus kita hadapi, baik yang ringan maupun yang berat, semata-mata adalah sarana melatih diri kita untuk belajar menyikapinya dengan bijaksana. Bentuk masalah tersebut bisa bermacam-macam, antara lain berupa bencana alam, pertikaian dengan sesama manusia, peperangan, penyakit, serta kehilangan orang-orang yang kita cintai.
            Berbagai masalah hidup yang menimpa hidup kita, apalagi sampai membuat kita terpuruk, kerap menjadi semacam “wake-up call” atau “bel” yang membangunkan kita untuk melakukan introspeksi ke dalam diri, mengingat Tuhan untuk memohon pertolongan-Nya mengatasi masalah yang kita hadapi tersebut. Kondisi-kondisi yang memaksa kita ke luar dari “zona nyaman” inilah yang biasanya menjadi titik awal perjalanan kita untuk menggali dan mencari makna serta hakekat hidup yang lebih dalam. Inilah langkah awal seseorang untuk memulai perjalanan spiritual (soul journey) untuk menemukan Sang Guru Sejati yang selama ini bersemayam di dalam dirinya.
            Jalan serta cara yang ditempuh seseorang sampai akhirnya menemukan Sang Guru Sejati di dalam dirinya, yang tak lain adalah Jati Diri dia, bisa bermacam-macam sesuai pilihan. Jaluddin Rumi, seorang sufi dari Persia misalnya, menghabiskan seluruh hidupnya untuk menemukan Jati Dirinya, Sang Guru Sejati, melalui puisi-puisinya yang indah tentang Sang Kekasih Sejatinya serta tarian sufi (whirling darvish). 



diDDi AGePhe and PraBBu ShaTmaTA meditation ensemble

Melalui tarian sufi yang merupakan simbol dari gambaran penyatuan antara mikrokosmik (jati diri manusia) dan makrokosmik (alam semesta), seseorang akan merasakan keterhubungan dirinya dengan seluruh alam semesta beserta isinya. Sampai akhirnya dia mencapai pemahaman kesadaran bahwa sejatinya segala sesuatu itu adalah SATU adanya. We are all connected. We are One. Oneness.


-       Mengajak orang-orang untuk mengenal salah satu cara dalam menempuh perjalanan spiritual (soul journey) untuk mengenal jati diri dan “Sang Kekasih Sejati” (love journey) yakni melalui musik (suara) dan tarian.
-       Menggali potensi self healing di dalam diri melalui vibrasi, resonansi, dan frekuensi suara.

Acaranya;
-       Bedah film “EAT, PRAY, LOVE,” sebagai contoh perjalanan spiritual (soul journey) seseorang dalam menemukan kedamaian, ketenangan, dan cinta. Kegiatan ini akan dipandu oleh Sri Hanrini yang terlibat dalam pembuatan setting film tersebut di Bali.
-       Talkshow dan sharing Soul Journey oleh pasangan Reza Gunawan-Dewi “Dee” Lestari dan Pongki Barata-Sophie Navita.

-       Workshop “Soul Journey” yang dibawakan oleh Agung Webe, trainer pemberdayaan diri, mind recollectionist, dan penulis buku motivasi serta novel “Diary Pramugari” dan “Soul Journey.” 

Agung Webe

-       Mini Workshop “The Power of Sound” dan “Dance Meditation” bersama diDDi AGePhe, pelopor komponis musik meditasi, Komponis modern kontemporer, guru meditasi Cinta, dan penulis buku The Power of Sound yang menggali “Suara Sejati Tubuh” melalui inner journey. diDDi AGePhe saat ini kerapkali berbagi cahaya di berbagai event spiritual dan wellbeing festival sebagai pembicara dan guru spiritual.


diDDi AGePhe berbagi cahaya di Komunitas Padma Nusa.



Dalam sesi ini diDDi AGePhe akan menggelar "Techno Dance Meditation" dimana  biasanya di berbagai belahan dunia masyarakat memiliki kecenderungan meditasi dengan bantuan musik lembut dan kontemplatif, namun saat ini diDDi membuat musik, memainkannya dan membimbing meditasi dengan irama dan frekwensi yang sebaliknya dengan konsep mutakhir yang baru pertama kali akan digelar dalam acara ini. Selain itu, diDDi AGePhe juga akan tampil bersama guest star Andy Ayunir sebagai “Duo 11-11” yang pernah mengadakan Konser Musik bertema “From Duality to Oneness” tanggal 11-11 2010 di Planetarium, Jakarta. 


Mereka berdua merupakan dua aikon musik elektronika di Indonesia.





Tidak ada komentar: