11/05/2008

Bersabar saat memaknai sebuah sesi komunikasi visual,,

Adanya Yahoo messenger (Ym)..Facebook ,Friendster,,BLOG,,etc
Menjadi,,,menarik saat terjadi sambung rasa..dan silaturahmi yang sudah terputus karna jarak ,, waktu,,ataupun kesibukan…sangat banyak terjadi komunikasi bermutu di tingkat keilmuan,niaga,spiritual..sampai obrolan santai, lucu,yang membantu mengeluarkan endorphin dan serotonin yang dihasilkan pada saat kita tersenyum bahkan tertawa hasil dari saat membaca blog,,ym,,an(chating)

Namun adakalanya terjadi sebuah salah pengertian yang timbul karna hilangnya unsur. 1.intonasi..
2.dinamika
3.tempo
dan irama dari percakapan yang biasa terjadi secara aural.,di saat berlangsungnya komunikasi yang hanya berupa tulisan….
Dengan hilangnya 3 hal tersebut diatas dari sebuah dialog ,mengakibatkan lenyapnya ekspresi yang menimbulkan pengaburan makna dari komunikasi yang sedang terjadi.(multi interpretasi)Begitupun lenyapnya dinamik ataupun keras lembutnya ucapan menambah hambar dari sebuah komunikasi

Belum lama ini…seorang teman melakukan ‘curhat” pada saya,,dia bingung…karna “merasa” baru “disemprot” oleh temannya yang telah salah memaknai,,dari satu sesi komunikasi yang mereka lakukan di sebuah fasilitas (YM)…kenapa salah kaprah,,,?yaitu tadi… akibat hilangnya 3 unsur musikal khususnya bunyi,,,yang akhirnya menimbulkan ambigu dalam interpretasi,,,,tidak ada yang salah dalam hal ini,,,menjadi bermasalah jika masing 2 pihak merasa benar,,padahal,,itu hanyalah sebuah permainan optik yang dikirimkan indraa penglihatan dalam hal ini mata sebagai gerbang dari faktor eksternal menuju otak …dan otak orang yang gusar dan marah tadi dalam hal ini di sedang dalam kondisi galau.& akhirnya menjadi.menjadi “over reacted”,,,mungkin karena,,,overload dalam tugas kantor,,,maupun hidupnya sedang dalam kondisi belum stabil…..nah solusi bagi teman yang menjadi korban semprotan “kalimat”tadi adalah,,,menyadari betul bahwa itu adalah hanya deretan huruf dan kata yang tak perlu ditanggapi dengan penuh sangka dari hati yang paling dalam,,toh itu hanya permainan kata,,tak berbunyi,,,dan dia sebagai si pemilik hati harus mampu mengendalikan jika ada faktor eksternal yang mengganggu dan mencoba mengatur kedamaian atau kekisruhan dihatinya yang paling dalam…Belum lagi kemungkinan akan adanya salah tafsir juga,,,,yang ditimbulkan akibat dari hal2 tersebut tadi diatas,,,maksudnya orang tadi bukanlah bermaksud memaki,,,,tapi pihak yang “curhat” merasa menjadi korban & merasa “dimaki”,,,,

Intinya adalah..,bersabar untuk tidak tergesa gesa memaknai sebuah sesi komunikasi visual(tulisan),,,APAKAH MERASA PERLU SEGERA MARAH,,,atau APAKAH PERLU MERASA DIMARAHI,,,,?....Akhirnya kita kembalikan ke hati kita masing masing,,,APAKAH PERLU ORANG LAIN,,(FAKTOR EKSTERNAL),,kita ijinkan mengendalikan suasana hati kita,,,?

KASIH..Kalau kita menulis dan berkomunikasi dengan Kasih,;hal itu tadi tidak akan muncul,,,yang ada hanyalah prasangka baik terus…POSITIVE FEELING…

IKHLAS
Nah ,,,apapun hasil yang terjadi dari sebuah niat baik belum tentu ditanggapi baik oleh orang lain,,,namun demikian kita tetap harus berbuat baik apapun tanggapan dan hasilnya….kita senantiasa harus ikhlas.

SABAR….Kita harus sabar tidak buru2 menelan,,,dan memaknai apa yang tertulis dan terjadi….sebaliknyapun..kita sadar tidak buru2 memuntahkan apa yang baru saja masuk kedalam pemahaman dan perasaaan kita,,,

SYUKURKita harus pandai bersyukur,,,,menerima,,,menghargai,,menghormati dan menyetujui peristiwa yang terjadi,,,,karna tulisan inipun manifestasi dari sebuah miskomunikasi…
ALLhamdulillah Puji Tuhan,,,I LUV U GOD…..

SALAM CAHAYA…


PraBBu ShaTmaTA

Tidak ada komentar: