10/13/2008

OUR EXISTENCE is just like an Ocean



Actually our existence is just like an ocean. Kita hanya sekedar riak kecil dari ombak.Mungkin anda orang yang berkuasa ,terkenal ,cantik, most thunderous, and most inspiring wave of this ocean. But in the ultimate analysis you are just a wave. Pada akhirnya tujuan dari ombak dan gelombang tetaplah bergabung kembali pada induknya yakni SAMUDRA. Suatu hari nanti ombak kecilmu akan menyatu dan manunggal pada kekekalan yang MAHA HIDUP . Contemplate on this and understand the reality. Kita hanyalah riak kecil dalam hukum samudra semesta.


salam cahaya


PraBBu ShaTmaTA

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Keren ,,Blog anda keerrren,,,makasih,udah bikin gue melek,bener sih kita udah pernah jadi air hujan ,air sungai ,pas jadi air sungai diminum anjing,,diminum babi,pas jadi hujan masuk ke pohon,,pernah jadi es dikutub ,,ble bla blo..akhirnya pernah jadi orang,,semoga sekarang sudah jadi manusia,,,begitu game over udah deh..dilupain sebagian temen n dunia,,lupa pas 7 harian kite,,hehehe...kita juga suka gitu bukan,,,?kite emang setetes airrr...yang ombak ajja gampang dilupaain,,apalagi kite...

salam CAHAYA JUGa mas Qawali.(SILAU MEN)

bONAR

bizzimatt mengatakan...

Di, ini yang ke dua gw mampir ke ruang gagas lu ,pelan pelan gw coba pahami pertama masih sebagai tamu saja ,yang bikin gw surprise adalah nggak cuma bikin not not musik ternyata lu sekarang sedang menyusun energi energi kata untuk jadi ruang renung.(temenlusimattitu)

egi mengatakan...

gw baru sekedar mampir...di...blom bisa comment, baru coba membaca apa yang ada, mungkin nanti ada tahap untuk merenung apa yang tampak di di monitor itu, wasalam